KPK Diminta Waspadai Pembungkaman Nazar

Indonesia Corruption Watch meminta Komisi Pemberantasan Korupsi mewaspadai upaya pembungkaman tersangka kasus suap wisma atlet SEA Games, M. Nazaruddin. Wakil Koordinator ICW Emerson Yuntho beralasan kasus yang melibatkan Nazaruddin cukup banyak dan diduga melibatkan politikus berkuasa.

“Semua yang terlibat harus diproses,” kata Emerson kemarin.

Peneliti Divisi Hukum dan Monitoring Peradilan ICW, Donal Fariz berpendapat senada. “Kita harus melihat kasus ini sebagai kejahatan sistematis,” ujarnya.

Kejahatan sistematis itu terlihat dari banyaknya kasus yang melibatkan bekas bendahara umum Partai Demokrat itu. Di KPK saja, kata Ketua KPK Busyro Muqoddas pada Minggu dini hari, Nazar disinyalir terlibat di lebih dari 31 proyek di lima kementerian dengan nilai total sekitar Rp 6,03 triliun.

Dua kasus di dua kementerian kini memasuki tahap penyidikan. Lalu ada dua kasus lain di dua kementerian dengan nilai Rp 2 triliun yang memasuki tahap penyelidikan. Sisanya, KPK tengah mengumpulkan bahan dan keterangan berkaitan dengan 31 proyek bermasalah.

Nazar juga terbelit dua kasus dugaan korupsi yang sedang diusut Markas Besar Polri. Kasus itu antara lain pengadaan alat bantu belajar pendidikan bagi rumah sakit pendidikan pada anggaran 2009 dan program pengadaan peningkatan mutu pendidikan di Kementerian Pendidikan Nasional berbiaya Rp 142 miliar pada anggaran 2007.

Emerson mengatakan KPK harus mengawasi siapa pun yang bertemu dengan Nazar. “Kalau perlu ada CCTV yang dipasang untuk merekam siapa saja yang bertemu dengan dia,” katanya.

Tentang kamera CCTV ini, Kepala Rumah Tahanan Brimob, Komisaris Basuki mengatakan bahwa blok tahanan Nazar telah dilengkapi teknologi kamera pengawas itu. Seluruh pengawasan, kata dia, langsung dipantau oleh markas besar Polri.

Juru bicara Markas Komando Brimob Ajun Komisaris Besar Budiman juga mengatakan KPK secara resmi telah mengajukan permintaan pemasangan CCTV. Kamera itu rencananya akan dipasang di ruang tahanan Nazar.

Kepala Polri Jenderal Timur Pradopo menjamin tak akan ada intervensi dalam proses penyidikan terhadap Nazaruddin. “Apa pun diperlukan untuk mendukung proses hukumnya. Ia dijamin tetap selamat, termasuk dari hal-hal yang tidak diinginkan,” katanya.

Nazaruddin ditangkap di Cartagena, Kolombia, dan dipulangkan ke Indonesia pada Sabtu (13/8) malam. Ia kini ditahan di rumah tahanan Brimob di Kelapa Dua, Depok.

Begitu tiba, Nazaruddin langsung menjalani pemeriksaan.“Intinya dia diperiksa kesehatan, keterlibatannya pada kasus wisma atlet, dan siapa saja yang tersangkut,” kata Wakil Ketua KPK M. Jasin . “Fokus itu dulu.”

Nazaruddin menjalani pemeriksaan di kantor KPK mulai Sabtu malam. Pada Minggu pukul 01.24 WIB ia terlihat dipapah keluar oleh sejumlah petugas. Matanya terlihat merah. Ia tampak kelelahan.

TempoInteraktif.com




    Leave a Reply

    Fill in your details below or click an icon to log in:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

    Google+ photo

    You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

    Connecting to %s



%d bloggers like this: