SBY Tuding Media Adu Domba, Apakah Politisi Demokrat Tak Punya Otak?

matanews.com : Ikrar Nusa Bhakti, Pengamat Politik LIPI

Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) harusnya tidak menyalahkan pers atas maraknya pemberitaan seputar konflik di partainya. SBY seharusnya mengurusi kadernya yang nyata-nyata berkonflik lewat media.

“Jangan gara-gara Anda sakit, jalannya pincang, jadi jalanan yang disalahin. Jangan gara-gara konflik di Partai Demokrat begitu dahsyat dan diberitakan dengan dahsyat, media disalahkan,” kata pengamat politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Ikrar Nusa Bhakti.

Hal itu disampaikan Ikrar di sela-sela acara diskusi di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (12/7/2011).

Menurut Ikrar, SMS Wakil Ketua Dewan Pembina PD Marzuki Alie ke SBY yang menyoal saling serang Denny Kailimang, Ruhut Sitompul dan Amir Syamsuddin, adalah bukti konflik internal tersebut.

“Jangan salahkan media. Apakah politisi Demokrat orang terdidik atau domba yang tidak punya otak sehingga bisa diadu?” sindir Ikrar.

“SBY harusnya urusin kader-kadernya agar tidak saling nyerang,” imbuhnya.

Mengenai pernyataan SBY bahwa SMS atau pesan BlackBerry Messenger dari M Nazaruddin belum tentu dari yang bersangkutan, Ikrar mengatakan, itu juga aneh. Sebab, selama ini pesan Nazaruddin yang dijadikan bahan pemberitaan itu juga tidak pernah dibantah oleh mantan Bendahara Umum PD itu.

Detik.com




    Leave a Reply

    Fill in your details below or click an icon to log in:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

    Google+ photo

    You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

    Connecting to %s



%d bloggers like this: