Kelompok Poso Siapkan Empat Bom Aktif

Komisaris Besar Polisi Boy Rafli Amar,menununjukan foto tiga tersangka penembakan anggota kepolisian di Poso, Sulawesi Tengah. TEMPO/ Dasril Roszandi

Kelompok  teroris di kawasan Poso, Sulawesi Tengah  diduga sedang menyiapkan aksi penyerangan dengan bom. Rencana itu terbongkar setelah ditemukan  bom siap ledak ataupun masih dalam rangkaian dari rumah tersangka penembak polisi. Seluruh materi bom itu jadi barang bukti yang disita polisi Rabu,  1 Juni 2011 lalu. . “Tim berhasil menjinakkan empat bom pipa,” ujar Kepala Bidang Penerangan Umum Mabes Polri, Komisaris Besar Boy Rafli Amar, Minggu 5 Juni  2011.

Menurut Boy, bom berdaya ledak rendah itu dijinakkan tim dari Detasemen 88 Antiteror dari rumah Haryanto Haluta alias Abu Jafar, salah satu tersangka penembak polisi. Di rumah itu pula, ditemukan  empat bom pipa plastik berdiameter 4 sentimeter (cm) yang siap ledak dan tujuh pipa paralon yang berisi paku. Masing-masing paku  berukuran 5 cm dengan berat  1 kilogram. Ditemukan pula bahan-bahan pembuat bom lain. Pun juga  20 item barang bukti yang bisa digunakan sebagai bahan perakit bom. “Seperti blackpowder, belerang, pipa besi, bom molotov dan onderdil sepeda motor,” ujar Boy

 

Di tempat itu juga ditemukan kunci letter T yang diakui tersangka pernah digunakan untuk mencuri kendaraan sepeda motor. “Kami juga menemukan 23 butir peluru senjata US Caraben dan sejumlah peluru kaliber 9 milimeter dari rumah Ahmad Ridwan, adik ipar Hariyanto,” kata Boy.

Insiden penembakan terjadi pada 25 Mei lalu saat tiga personil kepolisian tengah menjaga di Bank BCA, Jl. Emy Saelan, Kota Palu. Segerombolan pria bersenjata api laras panjang memberondong ketiganya yang menyebabkan kematian dua petugas dan melukai satu lainnya. Tidak hanya itu. Para pelaku juga mencuri dua senjata api jenis V.

Dua dari empat pelaku berhasil ditangkap pada hari yang sama saat petugas sedang menggelar razia di wilayah Donggala. Namun upaya pengejaran terhadap dua yang lain sempat mengalami hambatan karena keduanya melarikan diri ke wilayah perbukitan arah Poso setelah sebelumnya meninggalkan kendaraan mereka di sekitar wilayah pesisir selatan.

TempoInteraktif




    Leave a Reply

    Fill in your details below or click an icon to log in:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

    Google+ photo

    You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

    Connecting to %s



%d bloggers like this: