Priyo: SBY ‘Menyerah’ Tanpa Syarat ke Golkar

Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono dan Ketum Golkar Aburizal Bakrie pada perayaan HUT Golkar Ke46 di JIEXPO Kemayoran, Jakarta. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ‘menyerah’ tanpa syarat kepada Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie. Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat ini tak mau melepaskan Golkar dari koalisi pemerintahan. Menurut Ketua Partai Golkar Priyo Budi Santosa, saat bertemu Aburizal di Wisma

Negara, Presiden Yudhoyono tak memberikan satu persyaratan apa pun kepada Golkar. “Sejauh apa yang disampaikan ke saya, tidak membahas adanya persyaratan-persyaratan khusus,” ujar Priyo, saat ditemui di gedung DPR, Selasa, 8 Maret 2011.

Padahal, kata Priyo, dirinya dan kader-kader lainnya memang telah menitipkan kepada Ketua Harian Sekretariat Gabungan itu agar sebaiknya Golkar keluar dari koalisi jika SBY mengajukan suatu syarat. “Saya dan teman-teman memang titip kalau ada syarat-syarat yang menyerimpung keunikan partai Golkar sebaiknya tidak usah didalam saja,” ujarnya.

Menurut Priyo, Ical pun mendapatkan mandat dari para Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar seluruh Indonesia yang siang tadi berkumpul di Hotel Sultan untuk mengambil keputusan terbaik. “Dan berdasarkan pertemuan Pak Ical dan SBY hasilnya adalah kami tetap dalam koalisi,” ujarnya.

Ia pun mengatakan, keputusan ini menjadi keputusan yang akan dipatuhi semua kader Golkar yang sempat terpecah menjadi dua, ingin tetap dalam koalisi dan ingin beroposisi. Namun, ia enggan memastikan bahwa keputusan ini akan ditanggapi dengan gegap gempita oleh kader Golkar. “Kami menerima keputusan itu. Ada juga rasa senengnya, tapi ada juga rasa…ya, begitulah,” ujarnya.

Sebelumnya, Golkar sater disebut sebagai satu dari dua partai yang akan tertendang dari koalisi pemerintah. Sikap Golkar yang sering berseberangan dengan Demokrat dan partai-partai lainnya memicu friksi dalam koalisi. Anggota koalisi lainnya, seperti PAN, PPP, dan PKB meminta partai yang membelot dalam sikap politiknya untuk dihukum. Hal ini juga dilontarkan oleh sejumlah kader partai Demokrat yang sudah gerah dengan sikap Golkar.


  1. wah… numpang lewat aja deh klo gitu… saya dari dulu ga ngerti2 yang namanya politik brošŸ˜›




Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s



%d bloggers like this: